Pengguna Commuter Line lintas Bekasi-Cikarang mengeluhkan kepadatan penumpang akibat pengoperasian kereta dengan rangkaian delapan gerbong atau stamformasi (SF) 8, terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari.
Keluhan tersebut ramai disampaikan pengguna melalui media sosial. Penumpang menilai kapasitas kereta dengan delapan gerbong belum mampu menampung tingginya jumlah pengguna pada waktu keberangkatan dan kepulangan kerja.
Menanggapi keluhan tersebut, KAI Commuter Indonesia (KCI) menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan penumpang.
Melalui akun media sosial resminya, KCI menjelaskan bahwa pengoperasian rangkaian Commuter Line disesuaikan dengan ketersediaan dan kesiapan sarana.
Karena itu, masih terdapat perjalanan yang menggunakan rangkaian delapan maupun sepuluh kereta. Sementara perjalanan lainnya menggunakan rangkaian hingga 12 kereta.
KCI Jelaskan Alasan Penggunaan 8 Gerbong
KCI menyebut pengaturan rangkaian dilakukan berdasarkan kondisi sarana yang tersedia dan kesiapan operasional di lapangan.
Perusahaan juga menyatakan terus melakukan evaluasi serta pengadaan sarana untuk meningkatkan kapasitas angkut dan kualitas pelayanan kepada pengguna.
Selain itu, jalur Bekasi-Cikarang memiliki karakteristik operasional tersendiri karena perjalanan Commuter Line harus berbagi jalur dengan kereta api jarak jauh.
Kondisi tersebut turut memengaruhi pengaturan perjalanan dan jarak waktu keberangkatan antarkereta.
Jumlah Pengguna KRL Terus Meningkat
Tingginya keluhan penumpang juga tidak terlepas dari meningkatnya jumlah pengguna Commuter Line Jabodetabek.
KAI Commuter mencatat jumlah pengguna selama Januari hingga Oktober 2026 mencapai 303.792.024 orang.
Khusus Oktober 2026, jumlah pengguna tercatat sebanyak 32.312.018 orang. Angka tersebut meningkat dibandingkan Oktober 2025 yang mencapai 31.776.933 orang.
Pada lintas Cikarang, jumlah pengguna selama Januari hingga Oktober 2026 mencapai sekitar 74,88 juta orang atau meningkat 6,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Penumpang Diminta Memantau Informasi Perjalanan
Pengguna KRL Bekasi-Cikarang diimbau memantau informasi perjalanan melalui kanal resmi KAI Commuter sebelum berangkat.
Penumpang juga disarankan mengatur waktu perjalanan dan memperhatikan kondisi kepadatan di stasiun, khususnya pada jam sibuk.
Peningkatan kapasitas angkut dan kesiapan sarana menjadi salah satu hal yang diharapkan pengguna agar perjalanan Commuter Line semakin nyaman.
Sumber berita: https://news.detik.com/berita/d-8743263/jawaban-kci-soal-keluhan-krl-8-gerbong-untuk-anker-bekasi-cikarang
Sumber informasi operasional: KAI Commuter melalui kanal resminya.






