Jakarta, sketsindonews – Apa yang terjadi para kuli tinta yang biasanya mendapat informasi secara terbuka kini menjadi sulit dalam mencari informasi isu “sexy” untuk dibuat pemberitaan.
Sudah hampir sebulan jadwal agenda tak lagi dikeluarkan pihak Sudin Kominfo Kota Jakarta Pusat, ucap salah satu wartawan yang biasa meliput kegiatan di Walikota Jakarta Pusat.
“Sudin Kominfo ini tidak kreatif kalo ini sebuah kebijakan pimpinan untuk tidak diedarkan secara terbuka seharusnya jadwal lingkup internal melalui grup whatshap pokja kan bisa di lakukan,” ucapnya.(21/10)
Sehingga para kuli tinta tak kesulitan dalam mencari informasi persoalan pemberitaan selain pula peran SKPD juga untuk lebih terbuka memberikan informasi, saat ini banyak SKPD sulit memberikan keterbukaan terhadap peran media.
Mendingan Grup wartawan dengan para pejabat dihapus saja buat apa di buat jika konfirmasi keterkaitan itu tak pula menjadi bermanfaat bagi peran informastik serta sinergisitas, sambung dia.
Dalam wacana pertemuan wartawan nantinya di puncak Bogor Jawa Barat dengan para Anggota Dewan Kota Jakarta Pusat dalam waktu ini akan menjadi strategis dimana para kuli tinta akan membahas peran Kominfo yang selama ini tak mampu menjembatani para kuli tinta dengan para SKPD yang menjadi program 5 misi Gubernur DKI Jakarta.
Secara terpisah sketsindonews melakukan konfirmasi salah satu ASN di wilayah mengatakan, Kota Jakarta Pusat merupakan wilayah yang berbeda secara geogerafis sangat strategis dibandingkan wilayah kota lain sehingga dalam memacu pembangunan kota perlunya peningkatan pengawasan dan pemberitaan peran jurnalistik secara kekinian.
Jadi kalo sudah informasi ditutup kaitan dengan persoalan maupun warga bicara serta visit pejabat di wilayah tidak diketahui peran media sebuah kemunduran yang selama ini sangat baik, tutupnya.
nanorame










