Pedagang Ex Import Senen Enggan Daftar Realokasi, Masyarakat Dukung Penataan Kawasan

oleh
22.5K pembaca

Jakarta, sketsindonews – Ultimatum pemerintah Kota Jakarta Pusat terhadap para pedagang baju import Senen hingga tanggal 1 Desember 2019 mendatang sebagai batas akhir realokasi kepasar Kenari Senen hingga saat ini masih tidak diindahkan pihak para pedagang.

Hingga saat ini pendaftaran pedagang di Kantor Kecamatan Senen dari pantauan sketsindonews tak satupun pedagang baju bekas ikut mendaftar untuk  realokasi dari sekitar hampir 150 pedagang.

“Pemerintah Kota Jakarta Pusat  melalui Wakil Walikota Irwandi sudah secara jelas tak lagi membolehkan kawasan itu dijadikan untuk mereka berdagang dan telah menyiapkan realokasi sesuai hasil rapat beberapa waktu lalu,” tandas salah satu sumber, kepada sketsindonews.com, Senin (25/11/19)

Tak ada toleransi walaupun mereka telah demo di Kantor Walikota dengan harapan meminta alternatif lain menjadi pusat perdagangan baju import (bekas).

“Itu tak bisa di PD Pasar Jaya blok III Senen itu kan harus bayar, selain tempat lain itu milik lahan orang lain, sehingga batas waktu pihaknya tetap akan menjalankan penertiban kawasan,” ucap Irwandi.

“Kami masih melakukan pola dalam penertiban ini nantinya dengan juga masyarakat akan kita libatkan seiring kawasan Senen menjadi prioritas utama menata keindahan sepanjang trotoar,” tambahnya.

Anggota Dewan Kota Jakarta Pusat Sanusi menyatakan, selaku Dewan Kota dirinya akan mengajak peran stake holder masyarakat untuk bagaimana kawasan Senen ini rapi.

“Selain nantinya ikut pula berpartisipasi dalam menertibkan pemindahan pedagang baju import di realokasi sesuai kebijakan Pemerintah Kota Jakarta Pusat,” tutupnya.

(Nanorame)

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap