Tokyo, sketsindonews – Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Jepang, Heri Akhmadi melakukan kunjungan kerja ke Prefektur Ibaraki bertemu Gubernur Ibaraki, Y.M. Kazuhiko Oigawa dan Walikota Oarai, Yutaka Kunii. Turut mendampingi Atase Pendidikan dan Kebudayaan, Yusli Wardiatno dan pejabat Bidang Ekonomi KBRI Tokyo, Monica Sonya.
Dalam pertemuan dengan Gubernur Oigawa, Dubes Heri gagas peluang kerja sama antar daerah di bidang pendidikan (inovasi dan riset kecerdasan buatan), pertanian, perikanan, industri manufaktur, dan ketenagakerjaan.
Secara khusus, Dubes Heri menyampaikan penjajakan pengembangan kerja sama antara Provinsi Sulawesi Utara dengan Prefektur Ibaraki.
“Diharapkan adanya kerja sama erat dalam waktu dekat antara Sulawesi Utara dengan Ibaraki. Sulawesi Utara unggul di sektor pertanian, perkebunan, perikanan, dan pariwisata. Selain itu, ada pelabuhan besar di Bitung yang tengah dikembangkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus,” ujar Dubes Heri.
Gubernur Oigawa menyambut baik berbagai peluang kerja sama ekonomi yang disampaikan Dubes Heri. Termasuk dalam hal perlindungan pekerja Warga Negara Indonesia (WNI) dan kerja sama pendidikan.
Dubes RI Apresiasi Perhatian Walikota Kunii untuk WNI terpapar Covid-19
Sementara itu dalam pertemuan dengan Walikota Kunii, Dubes Heri apresiasi perhatian yang diberikan pemerintah kota Oarai kepada 40 WNI di Oarai yang terpapar Covid-19. “Saya apresiasi perhatian Walikota Kunii kepada masyarakat Indonesia di Oarai dalam upaya penanganan Covid-19”.
Dalam kesempatan tersebut Dubes Heri juga menyampaikan berbagai peluang kerja sama di bidang perikanan dan pertanian. Dalam hal ini antara Bitung dengan Oarai.
Walikota Kunii menyambut baik berbagai peluang kerja sama yang bisa dijalin dalam waktu dekat. Khususnya di bidang ketenagakerjaan, pendidikan dan industri makanan. (Red)






