Hengki Lumban Toruan
HENGKI LUMBAN TORUAN CEO & Founder Sketsa Indonesia

Gong Xi Fa Cai

Selamat Tahun Baru Imlek 2577

Semoga Tahun Ular Kayu 2026 membawa kemakmuran & kebahagiaan
2026
🧧🐍 Imlek 2577

Indeks Kehidupan Beragama 2025: Gen Z Unggul dalam Toleransi

33.9K pembaca

Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama bekerja sama dengan Alvara Strategic Research merilis Survei Indeks Kualitas Kehidupan Beragama Umat Islam 2025. Hasilnya menunjukkan tren positif kehidupan beragama, terutama di kalangan generasi muda.

Survei mencatat Generasi Z (Gen Z) memiliki tingkat toleransi beragama tertinggi dibandingkan Milenial, Generasi X, dan Baby Boomers. Selain itu, Gen Z juga menempati posisi teratas dalam kemampuan membaca Al-Qur’an, menjadi sinyal optimistis bagi masa depan kehidupan beragama di Indonesia.

Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kementerian Agama, Arsad Hidayat, menyebut temuan ini sebagai capaian menggembirakan yang perlu dijadikan rujukan kebijakan nasional.

Gambar

“Hasil survei ini memberi optimisme dan seharusnya menjadi acuan dalam merumuskan strategi peningkatan kualitas kehidupan beragama,” ujar Arsad di Jakarta, Rabu (31/12/2025).

Ia menilai capaian tersebut sejalan dengan visi Asta Cita Pemerintah, khususnya dalam penguatan sumber daya manusia dan kerukunan sosial. Arsad menekankan pentingnya menjaga karakter toleran dan literasi keagamaan generasi muda agar menjadi fondasi permanen bangsa.

Peneliti Alvara Strategic Research, Lilik Purwandi, menjelaskan bahwa Gen Z berperan strategis sebagai motor menuju Indonesia Emas 2045. Dalam aspek literasi Al-Qur’an, indeks kemampuan membaca Al-Qur’an dengan tartil Gen Z mencapai 56,29, lebih tinggi dibandingkan Milenial (54,06), Generasi X (53,97), dan Baby Boomers (50,95).

Dari sisi toleransi, Gen Z mencatat skor 80,03 pada indikator sikap tidak membubarkan kegiatan keagamaan pihak lain. Secara keseluruhan, indeks toleransi Gen Z berada di angka 79,65, lebih tinggi dibandingkan Milenial dan Baby Boomers. Indikator ini mencakup sikap menghargai ibadah agama lain, menolak persekusi, serta tidak menyebarkan ujaran kebencian.

“Data ini menunjukkan Gen Z memiliki kedewasaan sikap yang kuat dalam menghargai perbedaan dan menolak praktik intoleransi,” ujar Lilik.

Survei nasional ini melibatkan 1.208 responden Muslim di 34 provinsi dengan metode multistage random sampling melalui wawancara tatap muka. Margin of error tercatat 2,89 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Secara nasional, Indeks Kualitas Kehidupan Beragama Umat Islam 2025 berada di angka 78,80 dan masuk kategori tinggi, dengan dimensi akhlak sebagai skor tertinggi.

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap