Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menggelar Resepsi Hari Bakti Rimbawan 2026 di Auditorium Dr. Soedjarwo, Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, Senin (6/4/2026). Kegiatan ini dirangkaikan dengan Halalbihalal Idulfitri 1447 H, perayaan Paskah, serta peluncuran Road to Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN).
Acara tersebut dihadiri Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, didampingi Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki, serta jajaran pejabat tinggi Kemenhut.
Dalam sambutannya, Menteri Kehutanan menekankan pentingnya efisiensi dan efektivitas dalam penyelenggaraan kegiatan pemerintah. Ia mengapresiasi konsep integrasi beberapa agenda dalam satu rangkaian acara.
“Dalam satu kegiatan terdapat berbagai agenda. Ini bentuk efisiensi yang perlu terus didorong dalam tata kelola kelembagaan,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Kemenhut juga memberikan penghargaan kepada Tim Percepatan Pembersihan Kayu Terbawa Banjir di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dalam penanganan dampak bencana di sektor kehutanan.
Direktur Jenderal Pengelolaan Hutan Lestari, Laksmi Wijayanti, menyampaikan bahwa peringatan Hari Bakti Rimbawan menjadi momentum penting untuk memperkuat nilai pengabdian, integritas, dan profesionalisme para rimbawan.
“Peringatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi pengingat untuk terus menjaga hutan sebagai penopang kehidupan,” katanya.
Dengan mengusung tema “Kerja Ikhlas, Tata Kelola Berkualitas, Rimbawan Membangun Kehidupan Berkelanjutan”, kegiatan ini mencerminkan komitmen Kemenhut dalam mewujudkan pengelolaan hutan yang transparan, akuntabel, dan berkelanjutan.
Rangkaian peringatan Hari Bakti Rimbawan 2026 juga diisi berbagai kegiatan, seperti bakti sosial, donor darah, penanaman pohon, lomba inovasi, webinar antikorupsi, hingga kegiatan olahraga.











