Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Arifin meresmikan hasil program bedah rumah bagi empat keluarga di Kelurahan Mangga Dua Selatan, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat, Selasa (20/10/2026). Program yang didukung melalui tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) PT Supra Jaya ini ditujukan untuk membantu warga memperoleh hunian yang lebih layak.
Peresmian berlangsung di Jalan Mangga Besar XIII Nomor 7, RT 005/RW 003, Kelurahan Mangga Dua Selatan. Kegiatan ditandai dengan pemotongan pita sebagai simbol dimulainya pemanfaatan rumah yang telah selesai diperbaiki.
Arifin mengapresiasi keterlibatan PT Supra Jaya dalam mendukung perbaikan hunian warga. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha dapat membantu memperluas jangkauan program sosial, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan tempat tinggal yang aman dan nyaman.
Ia menilai penanganan rumah tidak layak huni membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Selain program pemerintah, partisipasi perusahaan dan masyarakat juga dapat mendukung pemenuhan kebutuhan dasar warga.
Empat rumah mendapat bantuan perbaikan
Lurah Mangga Dua Selatan, Ernawati, mengatakan rumah-rumah penerima bantuan sebelumnya mengalami kerusakan sehingga kondisinya dinilai tidak layak untuk ditempati.
“Melihat kondisi tersebut, PT Supra Jaya berinisiatif membantu membangun kembali rumah warga agar menjadi lebih layak dan nyaman ditempati,” ujar Ernawati.
Ia menjelaskan, bantuan tersebut merupakan bagian dari program CSR PT Supra Jaya. Melalui program itu, perusahaan telah mendukung pelaksanaan bedah rumah di empat lokasi di wilayah Jakarta Pusat, termasuk di RW 03, Kelurahan Mangga Dua Selatan.
Program ini diharapkan membantu keluarga penerima manfaat menempati hunian dengan kondisi yang lebih baik. Perbaikan rumah juga menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat di kawasan perkotaan.
Pemkot Jakpus dorong kolaborasi berkelanjutan
Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat berharap program bedah rumah dapat terus dilaksanakan pada tahun-tahun mendatang sehingga semakin banyak warga yang membutuhkan dapat memperoleh bantuan serupa.
Kolaborasi pemerintah dan perusahaan dinilai dapat menjadi salah satu cara untuk mendukung perbaikan hunian. Meski demikian, keberlanjutan program tetap memerlukan perencanaan, penentuan penerima manfaat yang tepat, serta koordinasi antara pihak-pihak yang terlibat.
Lebih dari sekadar memperbaiki bangunan, program bedah rumah diharapkan memberikan ruang tinggal yang lebih aman dan nyaman bagi keluarga penerima manfaat.
Melalui sinergi pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat, upaya meningkatkan kelayakan hunian di Jakarta Pusat diharapkan dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan.










