Kakanwil Ditjenpas Sumut Tinjau Program Ketahanan Pangan Rutan Tanjung Pura

oleh
Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Sumatera Utara, Jalu Yuswa Panjang, meninjau program ketahanan pangan di Rutan Kelas IIB Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Kamis (29/10/2026). Program tersebut meliputi pertanian, peternakan, dan perikanan sebagai bagian dari pembinaan kemandirian warga binaan. Sumber Foto: Dokumentasi Rutan Tanjung Pura.
12.1K pembaca

TANJUNG PURA – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sumatera Utara, Jalu Yuswa Panjang, meninjau program ketahanan pangan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Kamis (29/10/2026).

Kunjungan tersebut bertujuan melihat perkembangan pengelolaan lahan produktif sekaligus mengevaluasi pelaksanaan program ketahanan pangan yang menjadi bagian dari pembinaan kemandirian warga binaan.

Dalam peninjauan itu, Jalu didampingi Kepala Rutan Tanjung Pura, Fransisco Pandia, serta sejumlah kepala unit pelaksana teknis (UPT) pemasyarakatan dan jajaran se-Rayon Langkat.

Program ketahanan pangan di Rutan Tanjung Pura mencakup tiga sektor utama, yakni pertanian, peternakan, dan perikanan. Ketiganya dikembangkan dengan memanfaatkan lahan serta sumber daya yang tersedia di lingkungan rutan.

Pada sektor pertanian, warga binaan membudidayakan berbagai tanaman hortikultura melalui metode hidroponik dan penanaman konvensional. Beragam sayuran ditanam untuk mendukung pengembangan kegiatan produktif di lingkungan rutan.

Di sektor peternakan, Rutan Tanjung Pura memelihara kambing, ayam kampung, ayam petelur, dan bebek. Sementara itu, sektor perikanan dikembangkan melalui budi daya ikan lele dan nila.

Rutan Tanjung Pura juga membudidayakan maggot yang dapat dimanfaatkan sebagai alternatif pakan ternak dan ikan. Pengembangan berbagai sektor tersebut diharapkan mendukung ketahanan pangan sekaligus memperluas keterampilan warga binaan.

Program ini tidak hanya berorientasi pada produksi pangan, tetapi juga menjadi sarana pembinaan kemandirian. Melalui keterlibatan langsung dalam kegiatan pertanian, peternakan, dan perikanan, warga binaan memperoleh pengalaman serta keterampilan praktis sebagai bekal setelah menyelesaikan masa pembinaan.

Selain kegiatan budi daya, warga binaan turut terlibat dalam pembangunan kandang ternak dan fasilitas pendukung lainnya dengan pendampingan petugas. Kegiatan tersebut memberikan pengalaman kerja yang dapat menjadi modal untuk mencari pekerjaan atau mengembangkan usaha setelah kembali ke masyarakat.

Peninjauan ini juga menjadi bagian dari upaya Kantor Wilayah Ditjenpas Sumatera Utara dalam mendorong optimalisasi pemanfaatan lahan dan sumber daya di seluruh satuan kerja pemasyarakatan.

Pengembangan program ketahanan pangan diharapkan dapat dilakukan secara berkelanjutan sehingga memberikan manfaat bagi lingkungan rutan sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian warga binaan.

Melalui program tersebut, Rutan Tanjung Pura berupaya mengintegrasikan kegiatan produktif dengan pembinaan keterampilan agar warga binaan memiliki bekal yang lebih baik untuk menjalani kehidupan setelah bebas.

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap