Polisi Jenguk Korban Kecelakaan Maut di Bekasi, Kondisi Korban Mulai Membaik

oleh
Wakasat Lantas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Rina Bintar, saat menjenguk korban luka-luka akibat kecelakaan maut di Jalan Raya Cut Mutia, di Rumah Sakit Juwita, Kota Bekasi, Rabu (4/11/2026). (Foto: RRI/Leny Kurniawati)
3.6K pembaca

Jajaran Satlantas Polres Metro Bekasi Kota menjenguk sejumlah korban luka akibat kecelakaan maut truk molen di Jalan Cut Mutia, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi korban sekaligus memberikan dukungan moral selama menjalani perawatan.

Dalam kunjungan ke Rumah Sakit (RS) Juwita, Selasa (3/11/2026), polisi melihat kondisi para korban mulai menunjukkan perkembangan positif. Bahkan, korban anak-anak yang sebelumnya mengalami trauma kini mulai bisa diajak berinteraksi dan berkomunikasi.

Wakil Kepala Satuan Lalu Lintas (Wakasat Lantas) Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Rina Bintar Handayani, mengatakan kondisi para korban berangsur membaik.

Menurutnya, anak-anak yang masih menjalani perawatan sudah mulai memberikan respons ketika diajak berbicara dan bercanda.

Untuk memberikan dukungan psikologis, petugas juga membawa kue dan mainan bagi anak-anak korban kecelakaan. Pemberian tersebut diharapkan dapat membantu menghibur mereka selama menjalani masa pemulihan.

Polisi berharap kondisi para korban terus membaik sehingga dapat segera pulih dan kembali berkumpul bersama keluarga.

Enam Korban Luka Masih Menjalani Perawatan

Berdasarkan informasi yang dihimpun, terdapat enam korban luka akibat kecelakaan truk molen tersebut. Empat orang menjalani perawatan di RS Juwita, sedangkan dua korban lainnya dirawat di RS Siloam Bekasi Timur.

Direktur RS Juwita, dr. Slamet Effendy, menyampaikan kondisi empat pasien yang dirawat di rumah sakit tersebut secara umum mulai membaik.

Satu pasien sempat menjalani tindakan operasi pada bagian tangan dan mendapatkan jahitan di kepala. Sementara tiga pasien lainnya menjalani observasi serta pemeriksaan CT Scan kepala.

Hasil pemeriksaan menunjukkan ketiga pasien tersebut tidak memerlukan tindakan operasi khusus untuk cedera kepala yang dialami.

Meski demikian, waktu kepulangan para pasien masih menunggu keputusan dokter yang menangani masing-masing korban.

Polisi Dalami Penyebab Kecelakaan

Di tengah perkembangan kondisi korban, kepolisian masih melanjutkan penyidikan untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan yang menewaskan enam orang tersebut.

Sopir truk molen berinisial T (58) telah ditetapkan sebagai tersangka. Namun, penyidikan tidak berhenti pada pengemudi kendaraan.

Polisi juga berencana memanggil pihak perusahaan pemilik truk untuk dimintai keterangan. Pemeriksaan tersebut diperlukan guna mendalami berbagai aspek yang berkaitan dengan operasional kendaraan, termasuk kondisi dan perawatannya.

Selain memeriksa sejumlah saksi, kepolisian telah melakukan Traffic Accident Analysis (TAA) bersama tim terkait. Data hasil analisis tersebut masih diproses sebelum disampaikan lebih lanjut.

Kecelakaan maut itu terjadi pada Minggu (1/11/2026) sekitar pukul 16.30 WIB di Jalan Cut Mutia, tepatnya di depan kampus Universitas Bina Sarana Informatika (BSI), Rawalumbu, Kota Bekasi.

Truk molen yang melaju dari arah Universitas Islam 45 (Unisma) menuju Rawa Panjang diduga mengalami gangguan pengereman saat melintasi turunan. Kendaraan kemudian menghantam sejumlah orang yang sedang menunggu bus di halte.

Peristiwa tersebut mengakibatkan enam orang meninggal dunia dan enam lainnya mengalami luka-luka.

Polisi masih mendalami seluruh rangkaian kejadian untuk memastikan faktor penyebab kecelakaan dan kemungkinan adanya pihak lain yang harus dimintai pertanggungjawaban.

Sumber berita:

  1. RRI – Perkembangan Korban Kecelakaan, 3 November 2026.
  2. Gobekasi.id – Empat Korban Truk Molen Maut Mulai Pulih, Polisi Beri Dukungan Psikologis kepada Anak.
  3. InfoBekasi.co.id – 6 Korban Luka Kecelakaan Truk Molen Dirawat, Kondisi Mulai Membaik.
  4. InfoBekasi.co.id – Polisi Dalami Peran Perusahaan dan Analisis Kecelakaan Truk Molen.

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap