Jakarta, sketsindonews – Pilkada DKI Jakarta menjadi perhatian penting, karena letak strategis kota Jakarta sebagai ibu kota negara serta berbagai kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah provinsi DKI Jakarta menjadi suatu indikator dalam perbaikan Jakarta dan Indonesia.
Menurut Presiden BEM KBM STEI SEBI, Muhammad Rijalul Afif, Ketika janji telah terucap oleh Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih dalam kontestasi pilkada yang lalu, maka rakyat Jakarta dan Indonesia menunggu realisasi janji dilaksanakan sebaik-baiknya untuk membangun masyarakat dan kota yang maju, adil, dan beradab, sesuai dengan janji pada saat pilkada berlangsung.
Tepat pada hari Senin, 16 Oktober 2017 bertempat Istana Negara akan diadakan pelantikan Gubernur baru Ibu Kota Indonesia yaitu Anis Baswedan dan Sandiaga S Uno sebagai pemenang dari Pemilihan Gubernur yang telah digelar beberapa waktu lalu.
“Maka pada hari ini, Aliansi BEM Seluruh Indonesia wilayah Jabodetabek Banten menggelar Aksi #KawalJanjiGubernurBaru,” tegasnya, melalui rilis.
Hari ini menjadi penting bagi seluruh masyarakat Jakarta dalam menyambut pemimpin baru Ibu Kota. Sebuah kota besar yang penuh dengan dinamika ekonomi, social, politik dan budaya.
“Hari ini kami berkomitmen untuk tetap menjadi mitra kritis pemerintah, mengambil peran sebagai kontrol sosial bagi negeri ini,” ucapnya.
Maka dari itu penting untuk kita sama-sama menjadikan momentum pelantikan ini bukan hanya sebuah formalitas serta euforia semata. Namun sebagai ajang mengingat dan menegaskan kembali akan cita-cita, harapan serta janji-janji untuk membangun Jakarta yang lebih baik.
“Mari bersama-sama #KawalJanjiGubernurBaru, agar janji-janji manis itu bukan hanya sebatas pengambil simpati, namun kontribusi nyata untuk ibu pertiwi!,” pungkasnya.
(*/Eky)






