Jakarta, sketsindonews – Kasus dugaan manipulasi data terkait pinjaman kredit Bank BRI cabang Tanah Abang kepadaTagly Fauzi dan Tagly Fauzan total Rp 605 juta selaku karyawan PT Jasmina Asri Kreasi atawa PT JAK mengundang segudang pertanyaan.
Pasalnya sumber yang ditemui sketsindonews, com, Selasa (1/9/20) siang di kawasan Lokasari Jakarta Barat, mengaku tidak mengenal nama Tagly Fauzan dan Tagly Fauzi. “Saya tidak kenal nama itu,” kata sumber.
Selain itu papan nama perusahaan PT JAK yang ditengarai bergerak dalam pembuatan makanan tidak terlihat di muka kantor lazimnya sebuah perusahaan.
Bahkan berdasarkan hasil penelusuran media ini, PT JAK diduga masih berada dalam satu rumah toko alias Ruko bernama Stelete Cake.
Kedai Stelete Cake sendiri menurut informasi konon masih dimiliki oleh Jasmina Julia Fatima yang konon sebagai Direktur Utama. “Kantor PT JAK itu ada lantai dua,” masih ujar sumber.
Sebagai informasi Jasmina Julia Fatima diduga mempunyai tiga industri yakni PT JAK, Stelete Cake dan Saung Inon. Ketiga pabrik itu berkutat dalam bidang makanan.
Sayangnya Dirut PT JAK Jasmina Julia Fatima saat dikonfirmasi sketsindonews.com, Selasa (1/9/20) siang, tidak berada di tempat. “Ibu sedang di luar kota,” ucap seorang karyawan Stelete Cake.
Kemudian portal ini juga telah meminta klarifikasi kepada Hans yang menjabat sebagai finance. “Maaf Pak saya lagi tidak enak badan,” ucap Hans melalui pesan whatsapp.
Untuk diketahui kasus ini mencuat ke publik setelah kuasa hukum Tagly Fauzi dan Tagly Fauzan, dari law firm Gerai Hukum Arthur Noija melaporkan PT Jazmina Asri Kreasi (Jaztel) dan Bank BRI cabang Tanah Abang kepada pihak Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat.
(Sofyan Hadi)










