Jakarta, sketsindonews – Sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, banyak terkonfirmasi positif Covid-19. Hal tersebut diketahui berdasarkan tes Swab yang dilaksanakan di Pendopo Wakil Bupati Bangkalan, hasilnya reaktif.
Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 di Bangkalan Agus Sugianto Zain mengatakan, klaster perkantoran di Bangkalan kian memprihatinkan. Dari hasil swab reaktif, menyasar kepada sepuluh pimpinan OPD.
Masing-masing adalah Kepala Dinas Perpustakaan, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Perikanan, Kepala Badan Perencanaan, dan Kepala Dinas Kependudukan.
Kemudian Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Kepala Dinas Penataan Ruang, Kepala Bagian Perencanaan, dan Kepala Dinas Administrasi.
“Hari ini (Jumat, red) kami lakukan penelusuran kepada anggota keluarga,” kata Agus Sugianto dalam keterangannya, Sabtu (16/1).
Menurutnya, untuk mengetahui perkembangan kesehatan pejabat tersebut, pihaknya akan melakukan tes swab secara berjenjang. Sepuluh pejabat saat ini tengah melakukan isolasi mandiri.
“Tentu kami akan memperketat kembali penerapan protokol kesehatan melalui Unit Satgas Penanganan
Covid-19, terutama di wilayah perkantoran,” tegasnya.
Sebelumnya, Bupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron, melayangkan surat edaran dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19, di wilayah perkantoran dan institusi pemerintah setempat.
Surat tersebut bernomor: 061/3966/433.112/2020 tanggal 17 Desember 2020 tentang Peningkatan Kewaspadaan Penularan Covid-19 Melalui Disiplin Penerapan Protokol Kesehatan, yang ditujukan kepada seluruh pimpinan OPD dan satuan unit kerja sampai ke tingkat desa/kelurahan.
Dalam surat itu diupayakan seluruh pejabat untuk melakukan penyemprotan disinfektan di lingkungan perkantoran pemerintah, dan melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) protokol kesehatan, dengan mematuhi protokol kesehatan.
Hal tersebut dilakukan karena kasus positif Covid-19 di Kabupaten Bangkalan, semakin tinggi. Pemerintah setempat mengupayakan penanggulangan dengan melakukan upaya kerja taktis melalui kerja sama di seluruh jajaran stakeholder.
(nru/jkt)






