Kejaksaan Negeri (Kejari) Purbalingga bersama Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Bank Syariah Indonesia (BSI) menyalurkan 53.000 liter air bersih kepada warga di sejumlah desa yang terdampak kekeringan di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah.
Kepala Kejaksaan Negeri Purbalingga, Taruli Phalti Patuan, S.H., M.H., mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan kerja sama antarlembaga untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan air bersih.
Menurut Taruli, penyaluran bantuan juga melibatkan anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) di tingkat desa agar distribusi dapat menjangkau warga yang membutuhkan.
“Pelaksanaan distribusi bantuan juga melibatkan unsur perlindungan masyarakat (Linmas) di tingkat desa. Kolaborasi tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan diterima warga yang benar-benar membutuhkan,” jelas Taruli kepada media, Sabtu (7/11/2026).
Bantuan Air Bersih Menjangkau Sejumlah Desa
Penyaluran 53.000 liter air bersih dilakukan secara bertahap di beberapa wilayah Kabupaten Purbalingga.
Pada Senin, distribusi bantuan berlangsung di Kecamatan Kejobong, mencakup Desa Pandansari, Kejobong, Sokanegara, Bandingan, Krenceng, dan Pangempon.
Penyaluran berikutnya dilakukan pada Rabu di Desa Bandingan dan Sokanegara, Kecamatan Kejobong. Sementara pada Jumat, bantuan air bersih menjangkau Desa Cendana, Kecamatan Kutasari.
Melalui kegiatan tersebut, Kejari Purbalingga bersama BRI dan BSI berharap bantuan dapat meringankan kesulitan warga dalam memperoleh air bersih untuk kebutuhan sehari-hari selama musim kekeringan.
Kolaborasi ini sekaligus menjadi bentuk dukungan berbagai pihak dalam membantu masyarakat menghadapi dampak kekeringan di Kabupaten Purbalingga.






