Pramono Minta PAM JAYA dan PAL JAYA Koordinasikan Proyek Galian Jakarta

oleh
Sejumlah kendaraan bermotor melintasi proyek galian di Jalan Prof. DR. Soepomo, Jakarta. Pemprov DKI meminta PAM JAYA dan PAL JAYA mengoordinasikan pekerjaan galian agar tidak mengganggu pengguna jalan. (ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin)
2.8K pembaca

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta PAM JAYA dan PAL JAYA memperkuat koordinasi dalam pelaksanaan proyek galian di Jakarta. Langkah tersebut diperlukan agar pekerjaan infrastruktur tidak mengganggu aktivitas masyarakat dan kelancaran lalu lintas.

Permintaan itu disampaikan Pramono setelah menerima keluhan masyarakat ketika mengikuti kegiatan JEKATE RUN 2026 di kawasan Jakarta, Minggu (8/11/2026).

Pramono mengaku sejumlah pelari yang mendahuluinya sempat meneriakkan kata “galian”. Keluhan tersebut menggambarkan persoalan pekerjaan penggalian jalan yang selama ini kerap dikaitkan dengan aktivitas PAM JAYA.

Menurut Pramono, seluruh perusahaan dan instansi yang melakukan pekerjaan penggalian harus berkoordinasi. Pekerjaan tidak boleh lagi dilakukan sendiri-sendiri tanpa memperhatikan kegiatan pihak lain.

“Dulu, PAM JAYA sendiri, PAL JAYA sendiri, kemudian untuk apa, limbah sendiri. Sekarang, enggak boleh. Karena memang bagaimana pun, galian ini menjadi tanggung jawab untuk kita selesaikan bersama,” ujar Pramono.

Pramono juga menegaskan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menertibkan proyek galian yang dikeluhkan masyarakat karena menggunakan badan jalan dalam waktu lama.

Kondisi tersebut dinilai dapat mengganggu pengguna jalan dan memperparah kemacetan di sejumlah ruas Jakarta. Karena itu, penataan pekerjaan infrastruktur perlu dilakukan secara terpadu.

Selain meminta koordinasi antarpelaksana proyek, Dinas Bina Marga DKI Jakarta juga mendorong jajaran suku dinas di seluruh wilayah untuk memperketat pengawasan terhadap pekerjaan galian.

Secara terpisah, PAM JAYA menyatakan koordinasi dengan PAL JAYA telah berjalan, terutama dalam kegiatan pembangunan infrastruktur.

Senior Manager Corporate dan Customer Communication PAM JAYA, Gatra Vaganza, mengatakan sinkronisasi jadwal pekerjaan perlu terus dilakukan. Koordinasi juga diperlukan dengan instansi lain yang memiliki pekerjaan infrastruktur di lokasi yang sama.

Salah satu bentuk sinergi PAM JAYA dan PAL JAYA adalah pembangunan MCK komunal di kawasan Manggarai melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR).

PAM JAYA juga tengah menjalankan pembangunan jaringan untuk mendukung target cakupan layanan air minum perpipaan sebesar 100 persen pada 2029.

Di sisi lain, PAL JAYA menyatakan kesiapan untuk berkoordinasi dalam pelaksanaan pekerjaan infrastruktur agar tidak menimbulkan gangguan berulang terhadap masyarakat.

Koordinasi lintas instansi diharapkan dapat membuat proyek pembangunan berjalan lebih tertib, mengurangi penggalian berulang di lokasi yang sama, serta menjaga kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan di Jakarta.

Sumber:

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap