1447 H
رمضان كريم
Marhaban Ya Ramadan
Semoga bulan suci ini membawa keberkahan, kedamaian, dan ampunan bagi kita semua.
✦ Mari sucikan hati, perbanyak ibadah, dan pererat silaturahmi ✦
Hengki Lumban Toruan
HENGKI LUMBAN TORUAN CEO & Founder Sketsa Indonesia

Dubes Jerman Kunjungi FPI, Ada Benang Merah Terkait Kebijakan RI

oleh
7.4K pembaca

Jakarta, sketsindonews – Salah satu diplomat Jerman diketahui seorang perempuan sebagai Wakil Dubes ramai di medsos dengan mendatangi Kantor Sekertariat DPP FPI di Jalan Petamburan Jakarta Pusat.

Apa gerangan maksud tujuan dari Wakil Dubes Jerman di perkirakan ada maksud lain terkait ormas FPI, mungkinkah ada agenda lain atas kebijakan pemerintah serta benang merah kedatangan Kedubes Jerman.

Seperti ramai di medsos, Apakah ini terkait dengan kebijakan Indonesia atas larangan ekspor Nikel atau hanya mengucapkan belasungkawa matinya 6 laskar FPI oleh aparat Kepolisian Indonesia.

Gambar

Negara Jerman saat ini diketahui menguasai 42% produsen industri Baja di Eropa, mungkin saja terpukul atas kebijakan pemerintah Indonesia bagi Negara Uni Eropa.

Saat ini pemerintah Jokowi dengan komitmen kuat ingin mengolah Nikel dalam negeri yang merupakan cadangan terbesar dunia. Nikel merupakan komponen penting dari baterai lithium ion untuk energi mobil listrik.

Mereka yang sebelumnya mengandalkan pasokan Nikel dari Indonesia bahkan Uni Eropa mengajukan gugatan ke WHO untuk menekan pemerintah Indonesia atas kebijakan larangan ekspor. Menurut mereka akan ada 250 ribu pekerja lebih yang terimbas dari larangan Nikel.

Begitu pula apakah Jerman hendak menggugat pemerintah kita soal pelanggaran HAM. Kalau melihat cuitannya di twitter memang ada arah ke sana dalam satu cuitan.

Menurut pihak Jerman, negara kita boleh saja tegas terhadap aturan protokol kesehatan (Covid 19), tapi tetap tak boleh melanggar kebebasan berpendapat dan berkumpul disertai #HAM.

Kemenlu Minta Klarifiksi Pihak Dubes Jerman

Akhirnya Plt Juru Bicara Kemenlu Teuku Faizasyah mengatakan, Kemenlu telah memanggil pihak Kedubes Jerman untuk meminta klarifikasi. Pihak Kedubes Jerman yang datang adalah Wakil Duta Besar Jerman untuk Indonesia selaku Kuasa Usaha Ad Interim (KUAI). Sebab Dubes Jerman sedang tidak berada di tempat.

“Klarifikasi sudah dilakukan sore tadi dan dari Kedubes Jerman yang datang ke Kemenlu Wakil Dubes selaku KUAI,” ujar Teuku, Minggu (20/12/20)

Teuku menyampaikan ada tujuh point terkait peristiwa kedatangan diplomat Jerman ke Sekretariat DPP FPI.

Pertama, Kemenlu hari ini telah memanggil Kepala Perwakilan Kedutaan Jerman di Jakarta untuk meminta klarifikasi dan menyampaikan protes atas kegiatan Staf Kedutaan Jerman di Jakarta yang mendatangi sebuah organisasi di Petamburan beberapa hari lalu.

Kedua, dalam pertemuan Kepala Perwakilan Kedutaan Besar Jerman membenarkan keberadaan staf Kedutaan di sekretariat organisasi tersebut. Kepala Perwakilan Kedubes Jerman menyampaikan bahwa keberadaan staf Kedubes Jerman di tempat tersebut dan pertemuan yang dilakukan adalah atas inisiatif pribadi tanpa mendapatkan perintah atau sepengetahuan pimpinan Kedutaan Besar Jerman.

Ketiga, atas kejadian ini Kepala Perwakilan Kedubes Jerman sampaikan permintaan maaf dan penyesalannya atas kejadian tersebut. 

Keempat, Kepala Perwakilan Kedubes Jerman menyangkal isi berbagai pernyataan yang disampaikan salah satu pimpinan ormas dimaksud.

“Kepala Perwakilan Kedubes Jerman memastikan bahwa insiden tersebut tidak mencerminkan kebijakan Pemerintah dan Kedutaan Besar Jerman serta menolak tegas kesan bahwa kedatangan staf Kedutaan tersebut sebagai bentuk dukungan Jerman kepada organisasi tersebut,” paparnya.

Kelima, Kedubes Jerman secara tegas menyampaikan dukungan dan komitmen pemerintah Jerman untuk melanjutkan kerja sama bilateral dengan Indonesia untuk melawan intoleransi.

Keenam, Kemenlu menuntut agar Kedubes Jerman memberikan pernyataan resmi kepada publik sebagaimana yang dijelaskan kepada Kemenlu. 

Ketujuh, Kedubes Jerman menyampaikan bahwa staf diplomatik tersebut telah diminta kembali segera (dipulangkan) untuk mempertanggung jawabkan tindakannya dan memberikan klarifikasi kepada pemerintah Jerman.

(Nanorame)

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap